Pengalaman Spiritual: Misteri di Sungai Cijurey Sukabumi

1581

Saya akan menuliskan beberapa pengalaman spiritual di Cijurey, Sukabumi.

Desa Cijurey berada di Sukabumi. Perjalanan kesana bisa melalui Gegerbitung. Berdekatan dengan desa Cijurey, ada Gunung Jawa walau tidak bisa dikatakan gunung, lebih tepatnya bukit tinggi, juga ada sungai dengan air terjun kecil dan kebun Cengkeh keluarga kami yang menyimpan begitu banyak magis. Banyak pengalaman spiritual yang kami sekeluarga pernah alami disana. Mungkin saja hanya pikiran tahayul, tetapi akal sehat akan sukar mengukurnya bila tidak mengalami sendiri.

Kali ini saya akan mengisahkan pengalaman spiritual saya di Sungai Cijurey.

2Sungai Cijurey

Ketika menuju ke sungai kami melewati rumah sepupu jauh yang tinggal disana dengan keluarganya. Sepupu ini ditugaskan sebagai staff administrasi. Ada cerita mistis dirumah yang ditinggali dia itu, akan saya ceritakan pada kesempatan lainnya.

Memang daerah disini bisa dibilang masih ‘perawan’. Sangat sedikit penduduk didesa ini. Lokasi perkebunan yang terpisah dengan perumahan penduduk dan juga penjagaan yang ketat karena merupakan perkebunan cengkeh, membuat kebun ini makin terlihat seperti eklusif dan jarang terjamah.

Ilalang yang tinggi, dan hanya berbekal petunjuk arah tanpa ada jalan setapak sedikit menyulitkan perjalanan kami ke sungai.

Ketika sampai didaerah yang dibuat undakan untuk menanam singkong, baru kami bisa bernafas lega karena tidak ada ilalang tinggi lagi yang mengganggu, hanya menyisakan perdu yang menempel dipakaian kami. Sebetulnya perdu ini cukup menyenangkan, karena ketika istirahat kami berlomba mengumpulkan siapa yang paling banyak ditempeli perdu ini.

Akhirnya kami sampai juga di sungai Cijurey. Terdapat air terjun kecil setinggi 2 atau 3 meter. Yang tentunya dibawahnya merupakan tempat paling dalam disungai itu.

Kami 8 bersaudara, tetapi waktu itu kakak tertua, almarhum Mas Bambang tidak bisa ikut. Jadilah kami bertujuh dan 1 kakak angkat mendapatkan kesenangan dengan berenang disana.

Sayangnya saya sampai SMP tidak bisa berenang. Baru ketika dipaksa ibu saya untuk ikut kursus berenang akhirnya bisa. Itu juga cuma bisa gaya katak saja.

Akhirnya saya menyibukkan diri membuat bendungan dengan cara mengumpulkan bebatuan dan ditumpuk membentang sepanjang sungai.

Melihat permukaan sungai yang makin meninggi karena bendungan yang saya buat, membuat saya makin bersemangat. Apalagi badan sungai yang hanya 3 atau 4 meter tidak terlalu lebar, membuat pekerjaan jadi terasa ringan.

Semakin lama bendungan semakin tinggi. Mungkin ketika itu saya berada disisi yang salah, yaitu dibagian belakang yang dalam. Ketika itu rasanya tinggi air mulai sebatas dada saya akhirnya saya tiba-tiba terseret arus air yang berbalik karena ada bendungan dan terseret ke bawah air terjun. Badan seperti tertarik begitu saja, saya begitu kaget dan gelagapan berusaha mencapai atas.

Lihat juga:
– 16 tahun paranormal Indonesia
– Pelet VS Mahabah Pengasihan (Bagian 2/3)

3 KOMENTAR

  1. Ke cijurei kalau dari kota Sukabumi paling dekat lewat baros. Baru tau kalau bangunan benteng merah punya keluarga pak Indryuino. Hehe salam kenal pak

LEAVE A REPLY