Ilmu untuk membuka Segala Yang Terkunci

3085

Ilmu ini sebetulnya mirip dengan Ilmu Pelemas Besi Mpu Supo yang diturunkan oleh Mbah Parno. Buat yang pernah melihat saya membengkokkan keris atau tombak tanpa patah dan mudah, inilah ilmu serupa tapi versi Ilmu Hikmah-nya yang dikhususkan untuk membuka segala yang terkunci. Dan tentunya bisa dibuktikan bukan sekedar wacana.

1Pendahuluan

Mungkin suatu ketika anda pernah tertinggal kunci dalam kendaraan, atau pintu rumah terpatah secara tidak sengaja, bisa juga gembok yang tidak bisa dibuka karena sudah karatan atau peristiwa lain dimana anda merasa terjebak karena terkunci.

Adalah ilmu hikmah yang saya terima dari Mbah Wit pada tahun ’92, dari Karang Ampel, Indramayu, Jawa Barat. Mbah Wit yang kala itu mengaku berusia 82 tahun ini pada dasarnya adalah ‘orang biasa’ yang tidak praktek segala ilmu hikmah, tapi kebetulan menguasai suatu ilmu yang bisa membuka segala sesuatu yang terkunci, yang beliau terima secara turun temurun. Jadi semacam ilmu keluarga.

Tidak tahu apa nama ilmunya seperti ilmu hikmah lainnya. Hikmahnya saja yang diketahui bisa untuk membuka segala sesuatu yang terkunci.

2Pertemuan dengan Mbah Wit

Dari urusan beli Mangga Indramayu untuk oleh-oleh bersama keluarga, ketika itu sewaktu kembali dari Solo, akhirnya sampailah kepada Mbah Wit ini.

Ketika itu masuk Karang Ampel hampir jam 1 malam, karena arus balik dialihkan dari Cirebon akhirnya kami memilih lewat jalur Selatan. Terlihat deretan penjual mangga disepanjang jalan, karena istri tertarik akhirnya kami menghampiri salah satu penjual.

Kemudian terjadilah tawar menawar kepada penjual tersebut. Yang akhirnya disepakatilah harga sekian untuk sekian kilogram Mangga.

Ketika hendak membayar, ternyata Istri saya tidak ada uang kecilan, hanya ada 50 ribuan. Penjual tersebut bilang laci tempat uang dikunci istrinya. Sementara ia tidak ada kembalian sebesar nilai kembaliannya. Dikatakan tempat istrinya jauh dikampung, baru pagi gantian jualan lagi dengan dia.

Akhirnya dia mencari-cari tukaran uang sampai agak lama. Dan kembali dengan seorang tua yang belakangan diketahui bernama Mbah Wit (Dipanggilnya Aki saja awalnya).

Orang tua tersebut kemudian dengan santai membetot gembok laci dengan mudah, dan akhirnya Alhamdulillah ada kembalian didalam laci tersebut yang mencukupi untuk kembalian.

Yang buat saya tertarik adalah, bagaimana cara Aki tersebut bisa buka gembok yang walau tidak besar tetapi cukup menakjubkan menurut saya, karena rangka maupun gembok tersebut rusak sama sekali.

Akhirnya terjadilah perkenal dengan Aki tersebut, yang cuma menyebutkan biasa dipanggil juga dengan Mbah Wit.

3Ilmu Keluarga

Dari bincang-bincang dengan Mbah Wit, dikatakan cara buka gembok tersebut dengan suatu ilmu. Ilmu tersebut merupakan warisan keluarga yang diturunkan secara turun temurun.

Disayangkan menurut penuturan Mbah Wit ini, dia tidak punya keturunan, karena masa mudanya yang kelam sehingga tidak pernah menikah, jadi bisa dipastikan ilmu ini tidak akan ada lagi penerusnya.

Beliau juga bercerita, pernah mencoba menurunkan ilmunya kepada beberapa orang, tapi sayangnya tidak ada yang mampu menerimanya karena berbagai sebab. Mungkin karena tidak ada hubungan darah jadi tidak bisa menjadi. Begitu penjelasan beliau.

4Latar Belakang Mbah Wit

Akhirnya kami mencari hotel di Indramayu agar keluarga bisa istirahat dan melanjutkan perjalanan pulang besok, dan saya tentu saja kembali ketempat Mbah Wit.

Kali ini kami ngobrol dengan santai disalah-satu warung dipinggir jalan. Sambil ngopi dan menghembuskan rokok kreteknya, mata Mbah Wit menerawang kosong ke udara.

Beliau bercerita pada masa mudanya hidupnya sangat kacau berantakan. Sejak orang tuanya meninggal, dia menjadi senang berjudi sampai harta peninggalan orang tua habis dimeja judi.

Akhirnya ketika uang sudah habis dan kebiasaan berjudinya tidak bisa hilang, akhirnya dia menjadi penjahat yang menjarah rumah-rumah.

Dengan ilmunya, dia bisa dengan mudah keluar masuk rumah orang, dan demikianlah sampai tua akhirnya beliau tinggal dimana saja bisa menaruh badan tanpa ada tempat tinggal.

Oleh orang-orang disekitar, Mbah Wit ini dianggap preman tua, yang ada kebiasaan tidak tertulis kalau harus ‘ngasih’ ke beliau kalau mau dagang ditempat sekitar dia berdiam. Tapi karena dihormati sebagai preman, akhirnya para pedagang juga merasa aman berdagang disana dan ikhlas saja ‘ngasih’ ke beliau, disamping itu beliau ini juga sangat ringan tangan, membantu apa saja yang bisa dibantu walau usianya sudah uzur.

5Pengijazahan Ilmu

Setelah ngobrol panjang lebar, gantian saya juga bercerita mengenai pengalaman saya. Yang akhirnya membuat beliau keliatan seperti suka.

Dan akhirnya dia bilang, “Kamu mau belajar ilmu tadi?”

Tentu saja saya bilang saya mau.

Akhirnya dia menjelaskan tata-cara ngelmu dan amalan yang harus diamalkan dan dijaga.

Saya kaget, ternyata ini semua bersumber dari Al-Qur’an, dan bisa dikatakan ini Ilmu Hikmah. Saya membayangkan ini semacam ilmu kejawen atau jawokan karena cerita pengalaman masa muda beliau.

Dikatakan oleh Mbah Wit, kalau dia punya perasaan, saya akan jadi penerus ilmunya. Jadi dia berharap saya dapat mengamalkan dan menjaga ilmu tersebut.

Tidak ada wejangan, bai’at, atau pendekatan etik dari beliau. Jadi saya begitu saja menerima segala penjelasan dari beliau.

6Tata-Laku

Buat bisa menguasai ilmu ini maka perlu melakukan hal-hal ini:

  1. Puasa Sunnah 3 hari dimulai hari Selasa dan mengerjakan hal dibawah ini.
  2. Setiap selesai sholat fardhu membaca amalan dari Ayat Al-Qur’an dan Dzikr tertentu sampai hitungan 1333x, kurang lebih waktunya 35 menit.
  3. Menyiapkan Gembok terkunci dan harus dibetot seperti hendak dibuka paksa setiap selesai sholat Isya’ dengan laku tertentu dan membaca kunci bacaan tertentu.
  4. Keluar rumah tiap tengah malam dan mengerjakan laku tertentu sambil memanggil khodam-khodam dari ayat Al-Qur’an (ada 5 nama khodam).
  5. Pada hari terakhir harus tidur dibawah lantai, tidak boleh beralaskan apapun dari tengah malam keluar rumah sampai subuh.
  6. Untuk mendawam (mencoba) cukup memanggil ke 5 khodam ayat tersebut dan membaca kata kunci sambil ditiup ke-objek yang hendak dibuka, dan secepatnya selesai ditiup membuka obek tersebut.

7Penutup

Keyakinan saya, setiap ilmu semua bersumber dari Allah SWT. Tapi Dia turunkan dengan 2 cara. Yang pertama yaitu PENUH dengan keridhoanNya. Ini tentunya yang kita harapkan.

Atau cara kedua, karena ke Maha Pengasih Dia. Ilmu tetap diturunkanNya tapi penuh dengan kemurkaan.

Cara mana yang hendak anda pilih, semua kembali terserah kepada anda.

Catatan:
Artikel ini hanya wacana keilmuan saja. Tidak perlu menghubungi saya buat yang ingin mempelajari. Hanya diturunkan kepada orang yang beruntung dan subjektif.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY