Perkenalan Mas Abdi, ahli Pelet Pengasihan & Gendam

2783
Karena suatu alasan, maaf kami tidak memasang foto mas Abdi
Karena suatu alasan, maaf kami tidak memasang foto mas Abdi

Keseharian Mas Abdi adalah karyawan kantor disalah satu BUMN. Tetapi bicara keilmuan, khususnya masalah ilmu Pelet Pengasihan dan Gendam, mas Abdi ini bisa dibilang sudah sangat mumpuni.

Belajar dari beberapa guru Gendam, salah satunya KH. Muslim Rifa’i Imam Puro yang dikenal dengan Mbah Lim dari Klaten dan Bapak Endah Indryono, mas Abdi cukup percaya diri untuk praktek Pelet Pengasihan dan memberikan pelatihan Gendam buat yang berminat.

“Gendam dan pelet pengasihan itu sebetulnya sama saja.” Begitu paparnya, “Bedanya cuma pada programnya saja.”

Mengenai Pelet Pengasihan, beliau mengkhususkan diri menggunakan khodam prewangan sebagai sarananya.

“Pelet pengasihan menggunakan khodam prewangan, memang buat yang sudah kritis saja masalah percintaan atau rumahtangganya. Umpama suami yang pergi karena orang ke 3, sampai lupa anak istri.” Begitu jelasnya lagi.

“Karena saya sudah dibai’at oleh para guru, hanya boleh menggunakan ini untuk yang memang bermasalah pada rumahtangga-nya saja. Jadi tidak bisa untuk main-main, apalagi balas dendam.”

“Banyak kasus yang saya tangani berhasil mengembalikan pasangannya pulang, dan mengembalikan rasa cinta. Tapi karena pelet memang tidak permanen, ada jangka waktunya, sehingga konseling dan pembinaan hubungan rumah tangga agar cinta dan sayang pasangan betul-betul bisa menjadi alami tanpa rekayasa pelet lagi.” Begitu terang pria berusia 36 tahun dan telah memiliki 2 orang putri ini.

“Agar pelet pengasihan bisa berhasil, saya membutuhkan rambut atau bagian tubuh pasangan yang ingin dikembalikan seperti guntingan kuku. Tanpa adanya ini, mustahil pelet pengasihan bisa dilaksanakan.”

Ketika ditanyakan, berapa lama waktu yang dibutuhkan agar pelet pengasihan bisa berhasil, dijawab: “Kalau berada dalam satu pulau dengan saya, di pulau Jawa. Saya tinggal di Jakarta di Rawamangun. Hanya butuh waktu 15 menit maksimal 30 menit saja. Asalkan barang yang saya minta tadi ada. Dan mengenai keberhasilannya hampir 100% berhasil, dan bisa ditunggu. Nothing to lose. Karena saya juga tidak minta pasien untuk membayar dimuka. Berhasil baru bayar.”

Sebetulnya bagaimana tahu bila pelet pengasihan sudah kena? Dijawab, “Sekarang kan teknologi sudah canggih, kalau pasangan tahu nomor hp pasien, maka saya pastikan pasangan akan segera menelpon atau menghubungi dengan berbagai cara pokoknya. Bisa juga tiba-tiba pulang. Tapi yang bisa saya pastikan adalah pasangan yang kena pengaruh pelet pengasihan dari saya akan menghubungi dengan berbagai cara. Jadi pasien cukup tunggu saja sampai pasangannya menghubungi. Mengenai apa dan bagaimana reaksinya, tergantung program yang akan dimasukkan ke pasangannya. Tentunya kesepakatan antara saya dan pasien mengenai programnya ini.”

Kalau sudah kena pelet pengasihan, apa yang bisa dilakukan pasien terhadap pasangannya? Mas Abdi menjelaskan panjang lebar, “Tentunya saya akan memberikan nasihat dan petunjuk dalam bentuk konseling mengenai harus bagaimana. Umpama, bila karena orang ke 3, maka bisa diminta agar segera memutuskan segala yang berhubungan dengan orang ke 3 itu. Bila orang tua yang menjadi pengganggu hubungan, maka pasangan bisa diminta tegas dalam bersikap dan bisa segera mengambil keputusan. Semua tergantung program-nya. Dan tiap kasus tentunya beda-beda penangangannya. Jarang sekali suatu program dipakai lagi untuk kasus lain. Tiap orang punya masalah yang unik dan penanganan yang berbeda. Bisa juga pelet pengasihan ini bisa menjadi sarana win-win solution, artinya tidak perlu harus kembali sayang dan cinta pasangannya, tetapi mendapatkan pembagian harta yang fair. Disini proses pra-persiapan sebelum ritual pelet pengasihan menjadi sangat penting agar program bisa betul-betul efektif dan efisien, karena keterbatasan waktu dari pengaruh pelet pengasihan tersebut.”

Nah, mengenai berapa lama pengaruh pelet pengasihan ini, dijawab mas Abdi, “Untuk pengaruh paling kuat adalah dalam 28 hari dan 41 hari maksimalnya. Setelah itu pasangan yang terkena pengaruh pelet pengasihan akan kembali menjadi dirinya. Pentingnya konseling secara berkala, untuk menjamin tidak terjadi abuse dalam memanfaatkan pengaruh pelet pengasihan ini yang bisa berakibat pada timbulnya kebencian luar biasa. Karena sesungguhnya orang yang terkena pelet pengasihan, dia tetap berada didalam dirinya, hanya pikirannya saja yang sudah dikuasi ilmu pelet pengasihan ini. Jadi kalau ada tindakan yang bertentangan dengan wilayah sadarnya dia, ingatan tersebut akan tetap berada dalam dirinya dan akan keluar begitu pengaruh hilang. Atau bisa juga akhirnya menjadi gila, karena terjadi pertentangan terus menerus antara dirinya dan pikiran sadarnya, sehingga hilangnya keseimbangan yang mengakibatkan frustasi berat. Jadi sekali lagi saya tegaskan, perlu konseling terus menerus dengan saya agar hasil bisa maksimal dan efektif!”

Untuk jasa Pelet Pengasihan ini mas Abdi mematok harga yang lumayan, yaitu antara Rp. 20juta sampai 40 juta untuk pengaruh yang maksimal. “Memang keliatannya mahal buat sebagian orang. Biaya yang besar ini untuk menyiapkan umba rampe untuk sang khodam prewangan yang memang harganya saat ini sudah sangat mahal. Mengenai harga relatif. Buat sebagian orang bisa sangat besar, sebagian lagi menganggap itu tidak ada artinya asalkan pasangannya bisa betul-betul kembali !!”

Buat yang tertarik dengan jasa Mas Abdi ini, bisa menghubungi BBM beliau mulai jam 7 malam keatas:

Abdi Abdillah
BBM: 5C3E71D4
Alamat:
Yayasan Barisan Do’a sesuai perjanjian.
Apartemen Gading Icon C3/17.
Jl. Perintis Kemerdekaan Kav. 99
Pulogadung, Jakarta 13260

Catatan:
Dimohon yang ingin menghubungi mas Abdi, sudah membaca artikel diatas. Tidak lagi ada diskusi tanya jawab, sudah memiliki barang yang dibutuhkan untuk proses pelet pengasihan dan sudah sanggup dengan pembiayaannya. Tinggal menentukan kapan akan dilaksanakan.

SHARE

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY