Mengenal Pelet & Karakternya (Bag 1)

2383

Pelet, begitu mendengar kata ini maka kita terbayang orang yang tiba-tiba berubah drastis, bisa langsung seperti tergila-gila bahkan bisa sampai melupakan segalanya, bahkan keluarga dan anaknya sekalipun. Bisa tiba-tiba berani terhadap orang tua. Atau berprilaku aneh seperti mencabut rambut sendiri atau membenturkan kepala ke tembok.

Pelet dianggap sarana cepat dan efektif untuk masalah percintaan, walaupun sebetulnya hal ini tidak benar sama sekali. Atau bisa menjadi ajang balas dendam, karena merasa terhina, tersakiti atau apapun itu. Silakan ikuti artikel yang menarik ini, semoga bisa menjadi bahan pengetahuan untuk kita.

Bagaimanakah pelet ini sebenarnya?

1Jenis Pelet

Terdapat 2 jenis pelet berdasarkan pengalaman saya mendalami soal pelet ini. Yang pertama bersifat keilmuan menggunakan potensi diri, merupakan bagian dari ilmu Gendam jarak jauh. Dan yang kedua menggunakan prewangan, dari golongan jin.

Pelet sendiri sebetulnya merupakan pemaksaan kehendak, karena sesungguhnya segala prilaku si-korban telah direkayasa berdasarkan “program” yang dikehendaki oleh pelaku pelet. Umpama membuat selalu terbayang wajahnya, selalu kangen ingin ketemu, atau selalu menuruti keinginan tanpa bisa menolak, timbul gairah syahwat yang berlebihan yang juga harus terpuaskan, apapun itu yang menjadi keinginan dari si-pelaku pelet dalam bentuk program tadi.

Pelet Gendam Jarak Jauh
Kalau di-jawa bagian dari Ilmu Pangracutan. Hasil olah bathin dari pelaku agar bisa memiliki ilmu gendam melalui berbagai tirakat yang berat, seperti semedi, kumkum dsb tergantung bimbingan gurunya, sehingga kemampuan pemusatan fikiran menjadi maksimal dan pada akhirnya mampu melakukan ‘penguasaan’ pikiran walau dari jarak yang sangat jauh sekalipun. Untuk Pelet Gendam Jarak Jauh ini membutuhkan barang yang berhubungan dengan korban untuk konektifitas ruh dengan korban. Barang bisa apa saja asal yang berhubungan dengan korban atau pernah disentuh oleh korban. Lebih bagus lagi yang merupakan bagian tubuhnya, umpama rambut atau kuku.

Pelet Gendam Langsung
Sama seperti diatas, tetapi dilakukan secara face to face, berhadapan langsung, korban yang lemah akan mudah di-gendam, sehingga program bisa dengan mudah dimasukkan yang salah satu efeknya seperti yang diharapkan diatas. Karena berhadapan langsung, maka tidak dibutuhkan barang yang berhubungan dengannya.

Pelet menggunakan Prewangan
Sama seperti Pelet Gendam Jarak Jauh cara kerjanya, tetapi menggunakan Prewangan Jin untuk membantu penguasaan pikirannya. Yaitu membutuhkan barang yang berhubungan dengan korban, apa saja bisa baju, gelas yang pernah disentuh, atau lebih bagus lagi yang merupakan bagian dari tubuhnya seperti rambut atau guntingan kuku.

Dibutuhkan ritual pemanggilan Prewangan Jin menggunakan sarana seperti madat atau piranti pemanggilan lain. Dan tergantung program yang akan dimasukkan. Biasanya dibutuhkan komunikasi antara 10-15 menit yang bisa menghabiskan 4-6 sendok madat untuk menjelaskan dan mengenalkan mengenai korban, seperti nama, fotonya, dan yang terpenting barang yang berhubungan dengan korban yang akan jadi medium penghubung antara korba dengan si Prewangan Jin tersebut.

Pelet menggunakan Prewangan Jin memiliki kelemahan untuk korban yang beda pulau, tidak bisa dilakukan secara langsung. Sehingga dibutuhkan “sarana” agar Prewangan Khodam bisa menyebrang lautan dan melaksanakan tugasnya. Sarana bisa apa saja. Asalkan disentuh oleh korban maka dalam 5 menit korban akan berada dalam pengaruh Pelet.

2Cara Kerja Pelet & Durasinya

Pelet sebetulnya sama seperti Gendam. Yang bertujuan menguasai pikiran korban atau target. Hanya pada pelet lebih berupa “PROGRAM” yang dibuat secara khusus untuk yang bersifat percintaan atau syahwat.

Ada istilah “Mind Control Body”, atau pikiran menguasai tubuh. Jadi dengan menguasai pikiran, berarti kita telah menguasai dirinya secara keseluruhan. Dari perilaku, sifat, sampai tubuhnya.

Jadi pelet baik menggunakan gendam atau prewangan jin, sama cara kerjanya yaitu menguasai pikiran korban atau untuk mudahnya untuk ilustrasi, anggap saja si-korban telah kerasukan yang mengakibatkan dia bukan lagi dirinya.

Bedanya hanya pada durasi pengaruh penguasaannya saja. Pelet gendam waktunya sangat singkat, untuk yang jarak jauh paling lama hanya berpengaruh 5-6 jam saja. Untuk yang langsung paling lama hanya 30 menit. Tapi tentunya penguasaan bisa diulang-ulang terus, sehingga otomatis waktu bisa menjadi tidak terbatas. Hanya repotnya si-pelaku harus terus menerus secara berkala menanamkan programnya.

Sedangkan pelet menggunakan Prewangan Jin, relatif lebih lama, yaitu umumnya sampai 1 bulan purnama (28 hari) atau maksimal 40 hari.

3Kelebihan & Kurangan Pelet

Setiap cara pasti terdapat kelebihan dan kekurangan, agar lebih objektif saya berikan perbandingan antara Pelet dan Pengasihan

Kelebihan

Cepat reaksinya
Pelet karena sifatnya yang nyaris instan, hanya butuh 10-15 menit saja bisa langsung dirasakan, tentunya menjadi pilihan dibandingkan mahabah yang cenderung lambat.

Penguasaan Penuh
Pelet mampu menguasai secara penuh diri korban, dari sifat, prilaku bakan tubuhnya bisa dikuasai, dan bersifat pemaksaan yang mebuat korban tidak berdaya sehingga akhirnya takluk. Berbeda dengan Pengasihan yang hanya mempengaruhi qolbu.

Kekurangan

Pemaksaan
Pelet bersifat memaksa, sehingga korban bukan lagi menjadi dirinya. Dalam diri korban yang kena pelet tetap terdapat dirinya yang bisa merasakan, punya hati dan kesadaran. Jadi begitu pengaruh pelet hilang, maka bila program terlalu abuse (berlebihan) terhadap korban akan menimbulkan benci yang luarbiasa atau korban akan menjadi gila karena mentally disorder. Pertentangan terus menerus yang mengakibatkan keputus-asaan.

Berbeda dengan mahabah yang mempengaruhi qolbu atau hatinya. Sehingga bawah sadar maupun pikiran sadar korban tetap dirinya. Yang akhirnya akan timbul perasaan sayang dan cinta yang alami.

Waktu Terbatas
Pelet memiliki durasi waktu yang terbatas. Biasanya maksimal 40 hari. Sedangkan mahabah bila sayang dan cinta sudah tumbuh akan bertahan lama.

Biayanya Mahal
Tidak ada pelet yang murah. Apalagi yang menggunakan Prewangan Jin. Karena dibutuhkan madat untuk prosesinya yang harga madatnya saja untuk saat ini satu sendok sudah sampai 2 juta. Sehingga kebutuhan untuk Pelet ini bisa menembus 15-20 juta untuk 40 hari saja. Dan demikian seterusnya bila ingin mengulang.

4Kesimpulan

Cinta memang kadang membutakan, sehingga kita mampu dan ingin berbuat apa saja agar bisa mendapatkan pilihan hati kita tersebut. Entah itu bermotif murni cinta atau balas dendam. Tapi harus diperhatikan efek dari Pelet ini yang masuk kategori zholim karena sifat pemaksaannya tersebut.

Bila masalah percintaan anda tidak terlalu berat, saya sarankan untuk menggunakan Pengasihan sebagai cara untuk mengembalikan rasa cinta dan sayang pasangan anda. Karena disamping aman dan hikmah juga akan membuat anda akan makin mencintai pasangan anda karena anda telah terlibat didalamnya.

Tetapi bila Pelet tetap menjadi pilihan anda, bersiap jugalah dengan segala resikonya.

Silakan hubungi saya untuk Solusi mengenai Pelet atau Pengasihan atau sekedar bertanya-tanya. Tapi mohon jangan konsultasi ke saya untuk tanya-tanya mengenai si A bagaimana. Karena saya hanya menerima konsultasi yang sifatnya memberikan solusi terhadap yang memang memiliki masalah saja.

Bpk. Endah Indryono

Tulisan berikut pada Bagian 2 mengenai pengobatan buat yang terkena Pelet.

2 KOMENTAR

  1. kepada Yth Bapak Endah
    Istri sdh terus terang selingkuh dan sdh terlalu jauh, tapi akhirnya sadar dan kembali ke keluarga
    suami membuat skenario bahwa itu pekerjaan pelet:dari bukti
    -pelaku menunjukkan kalung spt kayu
    -bicara “kalau kamu nggak suka nanti jadi suka lho”
    -pelaku menyuruh selalu menghubungi tiap hari
    -pelaku banyak menunjukkan gambar wanita lain tapi “istri” tdk cemburu
    -istri sakit kepala tiap hari
    -istri wanita sholehah
    pasca musibah tersebut suami sangat stress tetapi istri seperti mudah melupakan kejadian tsb
    krn stress suami mengajukan beberapa kali pertanyaan detail kejadiannya istri terlihat bingung dan berganti ganti jawaban.
    Apa yang sebenarnya terjadi Pak?

    • Salam,
      Menurut saya apa yang terjadi sudah tidak lagi perlu dipermasalahkan, sekarang pertanyaannya adalah apa yang diinginkan?

      Untuk masalah yang sifatnya pribadi seperti ini sebaiknya jangan tulis disini. Hubungi saja saya langsung lewat media yang ada.

      Wassalam,
      Bpk. Endah Indryono

LEAVE A REPLY