Mengenal Ilmu Pantul Sunan Kalijaga

3278
Sunan Kalijaga

Bisa saja kita mengalami gangguan gaib seperti teluh, santet, guna-guna, dan yang sejenisnya, maupun yang sifatnya dzahir seperti fitnah, dengki, suka menceritakan keburukan orang dan iri terhadap kita yang dilakukan oleh teman/sahabat, teman kerja, tetangga atau siapapun yang mengenal kita.

Hal ini tentunya sangat mengganggu dan bisa bersifat fatal terhadap kita dan keluarga. Umpama fitnah bisa mengakibatkan kita dibenci pimpinan bahkan sampai dikeluarkan dari tempat kerja. Atau pergaulan yang akhirnya memusuhi kita.

Pengaruh gaib seperti teluh, santet dan sejenisnya bisa mengakibatkan hilangnya nyawa kita atau sakit permanen yang mengakibatkan kemampuan kita untuk bertahan hidup menjadi terbatas.

Tidak ada cara agar terhindar dari hal-hal ini selain meminta pertolongan kepada Allah. Karena tidak ada satupun ilmu didunia yang bisa melarang orang, atau menghentikan niat seseorang untuk berbuat seperti diatas. Yang bahkan Sang Maha Pencipta sekalipun, membebaskan hamba ciptaanNya untuk memilih jalan hidupnya dengan konsekuensi mendapatkan murkaNya atau ridhoNya.

Jadi, disamping memohon pertolongan lewat do’a kepada Allah ta’ala, kita juga perlu berikhtiar secara ilmu agar mampu terhindar dari pengaruh hal yang zalim diatas bahkan membalikkannya atas ijin Allah.

Adalah keilmuan dari Kanjeng Sunan Kali Jaga. Kita sebut Ilmu Pantul. Yang gunanya untuk membalikkan segala bentuk kezaliman terhadap diri kita. Entah itu yang sifatnya gaib atau zhahir.

1Latar Belakang Keilmuan

Ilmu ini didapat dari orang biasa yang saya kenal di-daerah Jawa Timur, tepatnya daerah Balung, Jember, Jawa Timur. Kejadiannya sangat tidak sengaja bahkan karunia menurut saya. Beliau bernama Bapak Tohari (almarhum tahun 1998). Seorang yang menurut saya sangat ‘alim. Melihat dari cara hidupnya.

Yang intinya dari pertemuan yang tidak disengaja tersebut beliau menurunkan beberapa keilmuan hikmah dan jawokan yang beberapa diantaranya sudah saya coba dan terbukti, salah satunya yang sangat saya rasakan adalah ilmu Pantul ini. Efek dari Pantulnya bisa dilihat secara kasat mata bahkan sangat nyata dan terlihat sampai kita ikhlaskan dan memaafkannya.

2Tatacara dan Laku

Untuk menguasai ilmu ini diperlukan riyadhoh berupa puasa 3 hari dimulai hari Selasa, mengamalkan bacaan dan dzikir tertentu setiap ba’da sholat dan sholat tengah malam.

Kemudian untuk perawatan, ada bacaan setiap ba’da sholat. Dan ilmu akan bekerja selama kita istiqomah menjaga amalan tersebut atau ketika kita mengamalkannya, bilamana karena suatu hal kita tidak bisa mendawamkan secara istiqomah.

Untuk menetralkan dan menghilangkan pengaruh Ilmu Pantul ini lakukan langkah ini:

  • Berilah maaf baik lisan ataupun dalam hati. Umpama, saya maafkan dengan keridhoan saya dan mengharapkan keridhoan Allah atas orang ini bernama…
  • Kemudian bacalah do’a ini:
    IMSAHILBA’SA ROB-BAN-NAASI BIYADIKASYSYIFAA U LAA KAASYIFA ILLA ANTA
    Yang artinya kurang lebih:
    Hapuskanlah segala kepayahan wahai Tuhan yang hanya ditangan Engkau dapat tersembuhkan. Dan tiada yang dapat menyembuhkan selain Engkau.

3 Penutup

Cara kerja ilmu ini adalah dengan membalikkan setiap serangan atau upaya zalim terhadap kita. Bentuknya wallohu’alam, hanya Allah yang tahu.

Tetapi yang pernah saya alami umpama yang menyerang secara gaib maka akan kembali kepadanya atau bisa juga mengarah kepada anggota keluarganya, hanya Allah yang tahu.

Buat yang biasa melakukan fitnah maka hidupnya akan kesusahan, bisa juga ditimpa penyakit yang tidak sembuh sampai habis seluruh hartanya.

Yang kesemuanya tentu harus ada ijin dan ridhoNya semata. Dimana kita hanya berusaha berikhtiar.

Diperlukan penerusan dari Guru ke Murid dan demikian seterusnya agar ilmu berfungsi maksimal dan bisa tajrib.

Forum diskusi dan material khusus murid mengenai artikel ini disini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY