Ilmu khodam apa dan bagaimana (Bagian 1/7)

2583

Dari namanya kita pasti menduga-duga, apakah ini berhubungan dengan khodam? Apakah khodam itu? Apakah ia jin? Pertanyaan seputar khodam ini akan coba kami urai sebisa kami tentunya, tapi yang menarik justru dari ilmu khodam itu sendiri yg bisa memberikan banyak manfaat buat pengamalnya.

Dengan ilmu khodam kita bisa melakukan seperti komunikasi dengan khodam atau isi dari suatu gaman, sehingga bisa ketahui manfaat guna dari pusaka yg kita miliki. Bisa juga untuk menarik pusaka. Buat menarik sukma orang hilang umpamanya. Mengusir orang yg kesurupan. Dan banyak manfaat lain yang hikmah. Semua tergantung kreatifitas kita.

Artikel mengenai khodam ini sudah lama sekali saya tulis, bahkan sudah dicopas disitus2 spiritual, yang artikelnya bahkan sudah terhapus disitus ini. Baiklah silahkan menyimak atau buat yang ingin mempelajari lihat artikel sebelumnya.

Khodam, dalam bahasa arab, memiliki arti kasar yaitu pembantu. Tapi kita bukan membahas khodam sebagai pembantu tetapi memiliki pengertian secara metafisik, yaitu makhluk/anasir ghaib.

Dalam mistik Islam, khodam diartikan sebagai penjaga yang menjaga huruf, kata, ayat, surat, nama Alloh seperti yg terdapat dalam Al-Qur’an yang merupakan pengejawantahan dari maksud Allah yang akan menjaga Al-Qur’an hingga akhir jaman.

Ada sebagian pendapat menyitir dari QS Al-Anbiya:89 yang artinya:

“Tuhanku, jangan Kau biarkan aku hidup seorang diri, Engkau (berikanlan) waris yg baik”

Waris disini maksudnya adalah pendamping.

Dan banyak pendapat lainnya yang tidak mungkin saya tulis disini satu persatu, karena memang pembahasan kita bukan pada pendapat ulama yg bisa memiliki sejuta tafsir dan berbagai pendapat yg pro dan kontra, juga tidak ingin mencari pertentangan, tapi disini kita membahas Ilmu khodamnya.

Dijawa, khodam diartikan sebagai “isi” dari suatu pusaka yang memberikan manfaat lebih bagi pemilik pusaka tersebut.

Khodam dijawa juga dikenal sebagai “ruh” dari suatu ilmu mistik. Setiap suatu kemampuan mistik, umpamanya kebal, silat hadiran dsb, diyakini ada intervensi si khodam dari ilmu tersebut sehingga menjadi.

Bahkan terkadang dari suatu ulama terkenal di Tegal jawa tengah, beliau menyampaikan soal kemurnian khodam ilmu yg harus diturunkan dari secara berterusan dari yg murni juga, tidak boleh campuran. Kalau pelihara binatang, istilahnya tidak boleh blasteran atau kawin silang, hehehe.

Khodam juga bisa diartikan sang mbahu rekso, atau prewangan yang artinya juga sama seperti khodam yaitu pembantu.

Tapi dalam prakteknya, khodam ini sesungguhnya ada karena olah bathin, olah spiritual dari pengamalnya dengan suatu riyadhoh, ritual, metode tertentu atau apalah namanya, sehingga memiliki kemampuan atau kekuatan seperti yg diharapkan.

Tidak mungkin, sekali lagi tidak mungkin, tanpa melalui proses olah bathin tahu-tahu seseorang memiliki khodam. Seperti lewat transfer ilmu, pengisian dan sebagainya.

Bersambung.

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY