Mengenal Ilmu Sedot Pusaka Aji Lintang Kamulyaan

10153
Sedot Pusaka

Ilmu Sedot Pusaka atau Ilmu Tarik Pusaka Bagian 3

Lanjutan dari tulisan terdahulu, banyak cara dalam melakukan sedot pusaka ini, dari kombinasi tenaga dalam dan ilmu hikmah, menggunakan ilmu kesapuhan, menggunakan wafaq dan banyak lagi cara lainnya.

Mari kita bahas satu persatu ilmu Sedot Pusaka dari yang Webmaster kuasai terlebih dahulu, sampai pengalaman dari yg dilakukan orang lain dan penjelasan darinya.

Aji Lintang Kamulyaan
Ilmu sedot pusaka Aji Lintang Kamulyaan ini didapat dari almarhun Pak Parno, dari Sragen. Beliau seorang ahli ilmu kejawen dan menguasai berbagai macam ilmu kuno, dari yang baik2 sampai yang jahat.

Salah satu ilmu sedot pusaka yang berhasil Webmaster dapat dari beliau adalah Aji Lintang Kamulyaan, yang hanya beliau turunkan menurut pengakuannya kepada dua orang saja, dan Webmaster adalah salah satunya.

Kelebihan dari Aji sedot pusaka ini adalah bisa dilakukan kapan saja, tanpa persiapan, baik siang ataupun malam. Tetapi 90% proses penarikan sedot pusaka dilakukan siang hari karena salah satunya menggunakan Aji Betoro Suryo sebagai pembantu dalam proses penarikan keluar benda yang dimaksud. Mengenai Aji Betoro Suryo akan Webmaster tulis dalam artikel terpisah.

Bunyi ajinya tanpa sensor sebagai berikut:

Lintang Kamulyaan Bente Kamate
Pete Ini Injrah Ini
Pete Inten Injrah Inten
Sa’ judeg Pangeratku

Kelihatannya sederhana. Tapi Aji Lintang Kamulyaan untuk sedot pusaka inilah yang paling banyak menghasilkan tarikan pusaka.

Sudah lebih dari ratusan pusaka dan batu akik dari berbagai wilayah di Indonesia, Malaysia, Angkor Wat-Kamboja sampai Arab seperti Mekkah, Madinah, Irak, Maroko, sampai Jepang dan ke Peru dipusat peradaban Inca.

Aji mantra yang kelihatannya sederhanya ini tetapi didapat dengan susah payah, laku yang harus dilakukan adalah dengan melakukan laku ngalong selama 3 hari dan laku kumkuman selama 5 hari.

Laku tersebut menghasilkan kualitas “mata bathin” yang memadai sehingga memudahkan dalam melihat keberadaan benda yang ingin kita sedot, tetapi bukan bentuknya, hanya seperti pendaran cahaya saja dan merupakan satu paket yang tidak bisa terpisahkan.

Melalui latihan akan semakin mudah membedakan lokasi yang diyakini ada pusakanya dan sekedar ada Danyang penunggunya saja.

Pemberian Aji mantranya sendiri hanya melalui proses ucap yang seperti biasa harus Webmaster hapal dan hanya diulang 3x saja.

Cara penarikan sedot pusaka melalui olah nafas segi empat, seperti dengan tenaga dalam, hanya saja tidak perlu dilakukan mengeraskan perut, cukup bernafas halus saja.

Hanya saja dibutuhkan trik2 tertentu agar pusaka bisa aman ditarik.

Aji lintang kamulyaan untuk sedot pusaka ini tidak membutuhkan umba rampe atau bahkan komunikasi dengan danyang penunggu. Cukup dengan melihat benda pusaka, dan keberadaan danyang yang terlihat seperti pendar cahaya.

Buat ilustrasi gampangnya, kalau si danyang penjaga meleng ya kita tarik, tapi kalau ia lagi awas, maka harus sabar lagi menunggu.

Melalui ini, proses penarikan sedot pusaka biasanya paling lama 5-10 menit saja. Tapi bisa saja lebih lama kalau si danyang penjaga awas terus. Dan tentunya bisa dikombinasikan dengan doa-doa penghancur jin biar bisa cepat saja. Hehehe

Banyak yang bertanya fenomena apa yang terjadi selama proses penarikan ini. Saya bilang biasa saja. Hampir tidak ada, kecuali benda tarikan tau2 muncul keluar dari tanah.

Mungkin gangguan yang muncul, kebanyakan adalah lupa. Bisa lupa sekedar baca Al-Fatihah, atau doa2 perlindungan lain, bahkan bisa duduk bengong berjam2 tidak tahu harus berbuat apa.

Kejadian ini karena kekurangwaspadaan dari Webmaster sendiri yang tidak datang dengan dilambari pagar perlindungan yang pantas. Biasa terjadi umpama sewaktu dalam perjalanan berhenti dan melihat ada sinar pusaka. Langsung main tarik saja. Yang ada jadi buang waktu berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi. Lupanya tentunya karena dipengaruhi secara akal pikiran oleh si danyang penjaga pusaka yang ingin kita tarik tersebut.

Jadi SOP dari sedot pusaka menggunakan AJi ini yang biasa Webmaster kerjakan adalah sebagai berikut kurang lebihnya:

1. Ketika hendak pergi, membaca doa2 perlindungan, seperti fatihah atau Ayat Kursyi.
2. Ketika sampai tujuan, membuat pagar perlindungan dengan cara mengambil daun membagi empat bagian kemudian mengunyahnya sambil membaca Ayat Kursyi dan Doa perlidungan lain, kemudian menyepahnya ke empat mata angin. (Didapat dari Almarhum Kyai Muhaiminan dari Parakan).
3. Duduk santai dan membaca Aji Lintang Kamulyaan 3x dalam satu nafas.
4. “Melihat” dan mengawasi kebedaraan danyang dan pusaka.
5. Perlahan dilakukan nafas segi empat sambil berilustrasi menarik pusaka yang diinginkan sewaktu nafas kedua (penarikan) dan menuntunnya keatas permukaan tanah.
6. Selesai.

Buat yang ingin berdiskusi mengenai Aji Lintang Kamulyaan untuk sedot pusaka ini bisa disini dengan memberikan komentar, atau menghubungi webmaster melalui YM atau telpon.

Semoga bermanfaat.

Link sebelumnya:
Bagian 1
Bagian 2

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY