Ringkasan diskusi per 30 Juli ’08

250

Narasi dari diskusi (bisa merupakan ringkasan).

(suara Webmaster)Assalamu’alaykum wr. wb.

Alhamdulillah, segala puji syukur kepada Allah atas segala ilmu dan pengetahuannya yang Maha Luas dan tidak terukur serta tidak terbatas.

Salam dan sholawat juga buat Rosululloh SAW, ya Allah, sampaikanlah salam dan rindu kami kepadanya.

Melanjutkan pembicaraan terdahulu.

Ada pertanyaan yg menarik, apakah ilmu akan hilang kalau kita melanggar pantangan?

Saya jawab. Tidak !! Tetapi secara kesadaran akan mensugesti bawah sadar kita, duh.. saya dah melanggar pantangannya.. hilang deh ilmunya..
Padahal, ilmu yang sudah kita olah, ilmu yang sudah kita asah, ilmu yang sudah kita beli.. beli disini maksudnya bukan dengan uang, tetapi dengan riyadhoh, latihan spiritual, seperti berpuasa, dzikr, dsb… akan selamanya berada dalam diri kita, sebagai pengetahuan yg bermanfaat, kalau tahu cara menggunakannya.

Ini sama spt kita belajar membaca, cara mengeja, merangkai kata, kalimat dan kemampuan verbal lainnya, yang sudah kita latih dari sejak kita kanak2, maka selamanya akan menjadi kemampuan bawah sadar kita. Umpamanya kita sudah pikun, maka kemampuan akan terus ada. Orang pikun yg bisa baca, tetap akan bisa bacakan? walaupun dia pikun..

Sayapun menguji dengan berbagai cara, berusaha melanggar pantangan itu.. coba lihat artikel saya mengenai ini (bisa dilihat disini, pada artikel yg pernah saya tulis itu, mudah2an dapat gambaran yg agak jelas.

…(akan dilanjutkan lagi mengetiknya)

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY