Bersahabat dengan setan harus menjadi setan dulu ?

8831

Dalam suatu chatting dengan siapa saya lupa, ada pertanyaan yang menggelitik hati saya, yang sebetulnya merupakan balasan dari jawaban saya, yaitu: Untuk berkawan dengan syaitan, ya harus menjadi setan dulu. Dan dia jawab, apakah untuk bersahabat dengan webmaster harus menjadi webmaster dahulu?

Dalam suatu chatting dengan siapa saya lupa, ada pertanyaan yang menggelitik hati saya, yang sebetulnya merupakan balasan dari jawaban saya, yaitu: Untuk berkawan dengan syaitan, ya harus menjadi setan dulu. Dan dia jawab, apakah untuk bersahabat dengan webmaster harus menjadi webmaster dahulu?

Waktu itu kami sedang berbicara mengenai madat/candu, sebagai cara untuk mengundang jin.

Sebetulnya saya kurang tertarik dengan pembicaraan klenik macam ini, berbau takhayul apalagi yang bisa mengarah kepada kemusyrikan. Bukan kenapa, semata takut saja. Takut kelepasan bicara, atau malah takut menyesatkan, dan yang pasti saya sangat takut disesatkan.

Walaupun lucu, dia bilang candu untuk komunikasi dengan jin itu beda dengan candu yang biasa dipakai orang untuk madat itu..

He.he..he.. saya jadi ingat, itu ada candu dalam aluminium cap 3 tengkorak, cap 7 tengkorak dsb. mungkin yang dimaksud adalah semacam itu.

Adalagi yang biasa disebut apel jin, itu seng yang dibentuk seperti buah apel.

Saya bilang, saudara… selamat datang didunia penipuan…. dan saya tidak akan bahas bagaimana penipuannya. Mungkin nanti dalam tulisan lain, itupun kalau saya sempat.

Banyak orang tidak mengerti, bagaimana madat, prosesi pemanggilan jin dengan menggunakan madat, bentuknya, cara pakai madat itu dsb. Apalagi apel jin, apa isinya, cara pakainya dsb. dsb.

Akhirnya ketika ada orang “pintar” (dibaca pintar ngakalin orang) yang terlihat bisa ini itu, dan butuh syareat ini itu, ditambah bumbu cerita2 klenik yang dahsyat dan sangat mengada2.. sikorban akan percaya, dan tambah yakin kalau unsur pendukungnya.

Setelah merenung panjang, akhirnya saya punya jawabannya, setidaknya menurut saya.

Saya ada membuat tulisan mengenai Syirik menurut islam, silahkan cari saja. Dan ini hanya menambahkan sedikit argumen saya, sekaligus membalas pertanyaannya.

Bersabahat dengan setan harus menjadi setan dulu.
Ini mungkin akan ditanya balik, bersahabat dengan preman apa harus menjadi preman dulu ? Seperti persahabatan dengan jin, apalagi dari golongan setan, apa kita tidak ingin mengambil manfaat dari pertemanan terhadap mereka?

Bersahabat dengan guru, umpamanya, kita harapkan agar sahabat kita tersebut dapat membimbing kita dengan bidang pengetahuan yang dimilikinya. Walaupun kita tidak perlu dulu menjadi guru untuk bersahabat dengan mereka, tetapi untuk berbicara mengenai hal-hal yang berkaitan dengan menjadi guru, tentunya kita harus mengetahui ilmu untuk menjadi guru, dan akhirnya baru bisa diskusi mengenai cara menjadi guru dengan guru yang yang memang sudah menjadi guru.

Begitupun bersahabat dengan webmaster, anda tidak perlu menjadi webmaster dulu. Anda bisa mengambil manfaat dari apa yang sudah webmaster hasilkan. Tetapi kalau ingin berbicara mengenai dunia web yang webmaster kuasai, tentunya harus belajar dulu mengenai web ini, baru kita bisa diskusi mengenai dunia web dengan enak. Tidak mungkinkan kita bicara suatu yang lainnya tidak mengerti, bukan?

Nah, saya yakin begitupun dengan setan ini. Untuk bersahabat dengan mereka, memang tidak harus menjadi setan. Tetapi lantas untuk apa ?

Kalau anda sudah repot2 mau bakar menyan, menyiapkan madat, apel jin, yang anda beli dgn tidak murah, apalagi belum unsur malunya, kalau ketahuan tetangga, apalagi sanak saudara.. Apa yang anda ingin dari perbuatan tersebut ?

Mau kaya, sakti, dapat nomor togel ? He.he.he… itulah produk setan yang sangat jauh dari keridhoan Allah. Sudah cara ingin mendapatkannya sudah syirik dulu, (lihat tulisan mengenai syirik menurut Islam), dan saya yakin mendapatkannya juga pasti dengan bersyirik ria, ditambah perilaku tidak terpuji lainnya. Itulah yang saya bilang, anda harus menjadi setan dulu untuk bersahabat dengan setan. Dengan mengerjakan apa yang sudah Allah larang. Masya Allah.

Jangan tanya saya, bagaimana bentuk madat, candu, apel jin yang asli dan piranti pengundang lainnya. Belum lagi istilahnya madat kristal, yang notabene adalah heroin, he.he.he… ini ada resiko kalau tertanggkap bisa disangka bandar. Itulah kenapa peranti ini yang aslinya sangaaaaat sulit didapat, kalaupun ada sangaaaat muahaaal. He.he.he.. ini ibarat ujian dari setan, mau ngak anda bersusah payah untuk menjadi setan dengan ujian2nya.

Apalagi pertanyaan seperti cara menggunakannya, ritualnya, hasil yang didapat dsb. percuma, karena saya tidak akan menjawabnya. Paling juga saya akan jawab, ah malas bicara dengan calon setan, he.he.he.. Bicara saja masalah hikmah lainnya, yang bisa menyelamatkan saya, kamu dan keluarga kita semua. Semoga bermanfaat.

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY