Mengusir Gangguan Makhluk Gaib Pengganggu

1774

Gangguan sihir dengan perantara makhluk gaib bisa menyerang siapa saja. Bila upaya medis tidak dapat menemukan gejala klinis yang kita atau kerabat kita derita, ada baiknya anda berkikhtiar, baik untuk diri sendiri ataupun menolong orang lain dengan ijtihad berikut ini.

Untuk diri sendiri.
1. Biasakan menjaga wudhu, setiap ada hal yang membatalkan wudhu segera ulangi kembali berwudhu. Gangguan makhluk gaib enggan kepada sesuatu yang suci.

2. Habiskan waktu luang dengan berdzikir, mengingat-ingat Allah SWT. Sesuaikan materi dzikir dengan suasana hati kita. Bila sedang senang, maka berdzikir Hamdallah (Alhamdulillah). Bila hati sedang sedih/kecewa atau yang sejenisnya, maka berdzikirlah Istighfar (Astaghfirulloh). Bila hati sedang tentram maka berdzikirlah “Lailahaillalloh”. Semua dzikiran dibaca sekuatnya, sampai ada kegiatan lain. Dengan senantiasa mengingat Allah, maka sulit bagi gangguan ghaib untuk dapat menembus kita.

3. Hindari mengerjakan hal-hal yang bisa menjurus kepada maksiat, seperti membuka halaman cabul dan sejenisnya. Karena, dari situlah pengaruh kekuatan yang terbesar, semakin kita mengerjakan dosa dan menjauh dari Allh SWT. Semakin mudah mereka menguasai diri kita dengan pengaruhnya.

4. Jangan tunda Sholat wajib. Begitu mendengar panggilan adzan, segera sholat dan usahakan untuk sholat berjamaah bila memungkinkan. Sholat adalah upaya kita untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Do’a diwaktu sholat adalah salah satu doa yang makbul dan Insya Allah segera diijabah oleh Allah SWT. Mintalah perlindunganNya dari segala gangguan ghaib maupun perbuatan zolim yang nyata.

5. Bila gangguan muncul dan bisa anda rasakan, bila mungkin bacalah Ayat Kursyi sebanyak-banyaknya. Bila dirasa gangguan tidak mereda, ganti dengan membaca Al-Mu’minun:115-116.

Untuk orang lain.
Bila ada orang lain yang kita yakini terkena gangguan sihir dari makhluk gaib, maka berikut yang bisa kerjakan:

1. Diri kita, sipenyembuh harus dalam keadaan suci dari segala macam hadast.

2. Sholat Sunnah Hajat 2 rakaat, dengan niat Taqolah (meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT.) dan memohon pertolongan kepada Allah agar sipasien dapat segera sembuh dari segala macam gangguan.

3. Selesai sholat, kondisikan diri kita dengan membaca dzikir Allah Allah… sekurangnya 5 menit, hingga kita bisa merasakan kedekatan dengan Allah SWT.

4. Sediakan air segelas, dan dzikirkan dengan ayat Kursyi sekurangnya 33x, tiupkan keair setiap habis bacaan.

5. Gunakan air tersebut untuk membasuh wajah sipasien.

6. Bisikkan surat Al-Mu’minun:115-116 ketelinga pasien kiri dan kanan bergantian, hingga pasien sadar.

Insya Allah, dengan segala niat baik kita. Ijtihad tersebut bisa menyembuhkan diri kita sendiri maupun orang lain. Semua tentu karena pertolongan dari Allah SWT. Amin.

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY