Kuliah Ma’rifat ala Webmaster

467

Ma’rifat artinya mengenal. Mencoba mengenal diri sendiri, ciptaan-ciptaanNya, hingga akhirnya mengenal Sang Maha Pencipta. Atau bahasa mudahnya Ma’rifat adalah cara mengetahui atau mengenal Allah melalui ciptaan-ciptaannya agar bisa merasakan keberadaan, kebesaran dan kekuasaan Allah. Melalui tulisan bersambung ini, saya akan coba dengan segala kekurangan saya, untuk menyampai Ma’rifat ini dalam bahasa yang mudah-mudahan sangat sederhana, hingga harapan saya dapat diterima dengan mudah.

Warid Imdad
Warid Imdad, adalah karunia yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang beriman. Ruh orang yang menerima karunia Allah ini akan menjadi kuat, bercahaya memancar keluar dengan dahsyatnya, hingga akhirnya bisa menularkan kasih sayang kepada sekelilingnya, karena telah Allah isi dengan Cahaya Ilahi-Nya, pengertian-pengertia ma’rifat dan rahasia-rahasia iman dan keyakinan. Bersyukurlah yang telah mendapatkannya.

“Datangnya karunia Allah itu karena persiapan, dan datangnya cahaya Ilahi itu karena hati yang bersih(jernih).”

Jadi, untuk mendapatkan warid imdad ini, kita harus mempersiapkan diri kita dengan latihan-latihan spiritual (riyadoh), seperti melakukan wirid yang istiqomah (kontinyu dan terus menerus), dilandasi dengan hati yang suci, bersih jauh dari nafsu syahwat. Sehingga akhirnya akan datanglah warid tersebut secara terang benderang.

Simpelnya begini prakteknya.

Sebelum melakukan riyadoh kepada Allah, mulailah dengan sholat sunnah hajat dengan niat taqollah (Meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT.)

Lanjutkan dengan banyak berdzikir Istigfar memohon ampun kepada Allah atas segala dosa-dosa kita.

Setelah hati tenang dan nyaman baru mulai lakukan wirid (memuji-muji Allah SWT).

Insya Allah bila kita lakukan secara Istiqomah, Warid Imdad akan datang kepada kita, karena Allah SWT.

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY