Transkrip pertemuan mingguan, November 2001

255

“MEMBANGKITKAN KEKUATAN DIRI DGN MENCAPAI KONDISI NON MATERIALISTIK”

Pembicara : Bapak Endah Indryono, SE

Lokasi : Kediaman Bapak H.M. Bambang Irawan S

Kalau kita praktek alam ghoib apabila berdasarkan akidah itu agak sulit, jadi saya berbicara mengenai alam ghoib itu berdasarkan pengalaman spiritual saya. Dimana pengalaman ini juga bisa diolah oleh peserta yang ada disini, semua dengan sangat mudah sekali, jadi pada waktu pertemuan sebelumnya juga telah saya beritahukan mengenai bagaimana cara-cara mengisi diri kita dengan alam roh, sehingga tercipta suatu kondisi Non Materialistik.

Kondisi non materialistik adalah kondisi dimana keterikatan kita terhadap materialistik itu seperti tulang, daging, darah dan penyakit hilang yang ada hanya roh kita sendiri, sehingga pada pertemuan terdahulu telah dibuktikan kalau manusia yang telah berhasil mengisi dirinya dengan alam roh miliknya sendiri, sehingga dia bisa saja menjadi ?kebal? dan telah di buktikan dengan silet, api, jarum, itu manusia tidak merasa sakit, panas dan lain-lain karena memang sesungguhnya alam materialistik yang ada pada dirinya sudah bersatu dengan alam roh, jadi disini yang timbul dengan yang ghoibnya manusia.

Manusia yang sesungguhnya mempunyai kekuatan ghoib. Ghoibnya apa ?, karena ketika manusia berhasil mengisi seluruh diri kita dengan kekuatan roh yang ada pada dirinya otomatis manusia tersebut telah berhasil mengolah kekuatan ghoibnya. Selanjutnya apa aplikasinya ?. Arah yang utama yaitu tentunya yang telah dikerjakan oleh Pak Bambang yaitu untuk kesehatan, jadi kalau kita sering-sering mengisi diri kita dengan alam roh otomatis berarti tentunya tidak ada kedekatan dengan materialistik, itu berarti secara otomatis tidak ada sakit, misalnya : selama 24 jam hidup kita, kita isi saja 30 % dari diri kita dengan alam roh otomatis penyakit itu sedikit demi sedikit akan terkikis dan hilang dengan sendirinya. Mungkin ada yang belum pernah mengikuti cara membangkitkan dan cara mengisi diri kita dengan alam roh.

Cara yang pertama cara yang paling praktis, simple dan mudah adalah kita melakukannya dengan berzikir, zikir dengan apa saja silahkan, dan kalau saya sarankan yang mudah dengan zikiran ? Ya Allah ? atau ? Allah ? saja tapi itu dilakukan dengan cara khusuk, dengan serius dan ikhlas itu dilakukan dengan cara menggoyangkan sedikit badan kita terus sampai seluruh tubuh kita merasakan mengalir alam roh tersebut, dan pada waktu demonstrasi ada seorang bapak yang ditusuk dengan jarum tapi tidak ada darah yang keluar, secara logika jika ditusukan jarum yang panjang maka darahnya akan memuncrat keluar. Itu caranya seperti itu.

Jadi sekarang aplikasi yang lainnya apa ?. Aplikasi yang lainnya itu setelah kita berhasil menguasai diri kita dengan mengisi diri kita dengan alam roh milik kita sendiri, mulailah kita mengerjakan dengan yang namanya Tarekot, ritual Tarekot itu banyak, alirannya juga bermacam-macam ada Tarekot Qodiriah, Tarekot Naqsabandiyah, dan Tarekot Rifa?iah. Ada sekitar 17 Tarekot yang ada di Indonesia namun hanya ada 2 Tarekot yang terkuat yaitu Tarekot Qodiriah dan turunannya serta Tarekot Rifa?iah.

Tujuan utama dari tarekot itu apa ?, Bagaimana cara kita mencari jalan supaya kita dekat sekali dengan Allah, mungkin arahnya ke Ma?rifat, tapi tujuan akhir manusia adalah supaya lebih dekat sekali dengan Allah. Marilah kita coba bersama-sama mengerjakan tarekot yang lebih simple yaitu dengan berzikir, dengan suatu hikmat tertentu kemudian kita olah kemampuan tersebut, nanti akan timbul semacam energi ghoib, energi ghoib ini nantinya bisa kita pakai, misalkan : untuk mempengaruhi orang, untuk praktek/demonstrasi kekebalan atau debus, untuk mengolah dan meningkatkan kemampuan energi diri kita umpamanya untuk melahirkan tenaga dalam yang sangat kuat. Dulu pernah saya kasih sedikit tehnik dasar mengolah tenaga dalam kita dengan berzikir ? Hu Allah ? sambil mengencangkan perut bagian bawah ini dilakukan dengan secara rutin dengan kita melakukan Tarekot, energi yang sudah kita kumpulkan itu luar biasa, itu pernah saya coba dari jarak 3 Meter dapat menghancurkan lilin, nanti akan kita coba teori ini bisa/tidak

Inti dari Tarekot itu apa ?, sama seperti disini ( Nur Syifa? ) berzikir, mengungkapkan keikhlasan kita kepada Allah, kemudian memohon sesuatu yang kita inginkan jadi kalau kesini ( Nur Syifa? ) memohonnya apa ?, memohon kesembuhan, menghilangkan penderitaan, kesengsaraan dan beban derita kita, jadi sama saja tarekot seperti itu, tapi dalam melakukannya dengan cara ritual-ritual tertentu, kebetulan saya tahu sedikit mengenai Tarekot Rifai?, dimana untuk mengatur ritme jemaahnya dengan Rebana ( alat musik ) jadi zikirnya itu diatur lewat rebana, ternyata efeknya apa ?, dengan kita melakukan zikiran yang diatur dengan ritmik yang teratur konsentrasi peredaran darah, intens pikiran kita enak seakan-akan beban pikiran kita lepas.

Coba anda lakukan dengan berzikir Sirri (berzikir dengan suara halus, hampir tidak terdengar), zikirnya ? Allah, Allah, Allah ? lakukan dengan serius, santai dan dalam waktu yang singkat saja kita sudah merasakan nikmatnya dengan berzikir Sirri, sekarang kita coba berzikir dengan suara yang lantang ? Allah, Allah, Allah ? untuk saya dengan berzikir secara lantang seperti ini terasa air mata saya mengalir tanpa terasa karena dengan berzikir seperti ini saja secara langsung kita menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada Allah. Proses ini yang kita namakan Tarekot, jadi bagaimana usaha-usaha manusia supaya bisa dekat dengan Allah ternyata tarekot yang dilakukan dengan ritual-ritual yang unik dengan cara seperti itu membuat kita merasa khusuk.

Kita rasionalkan itu dengan cara mengatur gerakan tubuh untuk mencapai sesuatu yang nikmat jadi bagaimana mengatur gerakan tubuh yang nikmat, misalnya dengan cara menggeleng-gelengkan kepala dapat terasa nikmat, tapi kalau kita diam sepertinya tidak enak dan terasa kaku. Jadi ritual tarekot itu semacam ritual yang dibumbui dengan do?a-do?a, memuji nama Allah, mendo?akan Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya, menyebut asma Allah itu adalah semacam ritualnya sedangkan urutannya itu biasanya seperti :

I. Mengirimkan Al Fatehah kepada Nabi Muhammad S.A.W
II. Mengirimkan Al Fatehah kepada Aulia atau para sahabatnya
III. Mengirimkan Al Fatehah kepada Ahli Kubur
IV. Mengirimkan Al Fatehah kepada kedua orang tua kita
Variasi dimulai ketika selesai pembacaan Al Fatehah kepada yang sudah meninggal tersebut dengan cara bermacam-macam terserah, tapi kalau menurut saya yang utama bukan pada bacaannya tapi kita melakukannya dengan ikhlas.

Saya ada catatan mengenai suatu energi, memang sebenarnya semalam saya diminta datang oleh Pak Bambang untuk tarekat, itu ada do?anya yang artinya ? Ya Allah hancurkanlah orang yang jahat dengan sangat kejam ? kalau do?a ini kita baca setiap selesai sholat fardhu 40x itu dengan dikombinasi dengan penggunaan tenaga dalam kita itu efeknya 40x lipat, jadi apabila orang yang emosi kita gunakan ini akan terpental.

Kalau tidak emosi bisa atau tidak ?, tidak bisa, karena sesungguhnya ketika orang itu emosi itu akan menimbulkan gelombang energi negatif, kemudian kita tidak emosi kenapa kita harus mengempeskan perut untuk pengerahan tenaga dalam kita ?, karena supaya emosi negatif kita muncul karena benturan energi negatif bertemu dengan energi negatif akan menimbulkan daya pantul itu secara teori.

Jadi disini kita tidak membahas sesungguhnya bukan emosi yang dipukul karena menurut teorinya ilmu Al Hikmah yang dipukul itu emosi orang tersebut bukan orangnya karena emosi itu menimbulkan energi negatif. Sesungguhnya disetiap perguruan itu kalau dilatih dengan tekun dan seksama selama bertahun-tahun, orang yang tidak emosipun dapat dipukul sampai mental karena yang dikirimkan itu energi pukulannya jadi jika ada angin pukulannya kita alirkan melalui tangan kita, kita kirim kesuatu benda. Dulu pernah saya gambarkan bagaimana kita mengatur kekuatan roh kita menjadi kebal, anti api, anti tusuk, kalaupun dibelek tangan kita langsung rapat lagi dan sudah kita demontrasikan pada 3 minggu yang lalu, tapi untuk men-sugesti yang lebih kuat itu ada semacam kunci bacaan yang bisa lebih kuat lagi untuk membangkitkan energi kita.

Ceritanya saya ingin memukul kalau ada lilin dari jarak 3 Meter minimal hancur atau terbang caranya yaitu kita isi dulu diri kita dengan melakukan zikir terserah zikirnya apa ?, dan membaca ini secara bersama-sama ?Wa idza batatum jabarin, Wa idza batatum jabarin, Wa idza batatum jabarin ? sekarang kita anggap do?a tersebut semacam men-sugestikan diri kita yang akan mempunyai kekuatan yang lebih kuat dari sebelumnya, memang kekuatan itu bersumber dari Allah tapi kalau kita percaya sesungguhnya kekuatan itu ada dalam diri kita secara logika tidak harus emosi cukup dengan kita yakini kita mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat dalam diri kita tinggal tehniknya bagaimana kita mengolahnya, dulu saya sewaktu masih latihan itu orang dapat terangkat sampai tingginya sekitar 1 meter, sesungguhnya tenaga dalam yang ada pada diri kita dapat kita gunakan untuk berbagai hal.

Jadi siapa bilang orang yang belajar Ilmu Al Hikmah yang jadi lawan itu harus emosi terlebih dahulu, kalau menurut saya kambing yang lewat saja bisa retak kepalanya asalkan tahu caranya atau tekniknya.

Mari sekarang kita coba, saya memegang selembar kertas, saya umpamakan kertas ini adalah makhluk hidup. Sekarang tolong pegang kertas ini. (ada peserta yang bangun dan memegang kertas tsb.) Perhatikan, apakah bapak saat ini sedang dalam kondisi emosi? (Tidak sama sekali, jawab peserta tsb). Baik sekarang akan saya kirimkan energi yang akan melempar kertas itu dari jarak sekitar 2 meter. (Pak Endah kemudian memukul kertas tsb dari jarak jauh, dan kertas tsb terlempar kebelakang.)

Disini terbukti sekalipun tanpa emosi, benda tsb mendapatkan pengaruh yang sama dengan orang yang dalam kondisi emosi.

Baik, sekarang lebih ekstrim lagi, bapak yang duduk ditengah coba ambil lagi kertas yang terlempar tadi, pegang dengan kuat. Sekarang saya akan olah agar energi yang saya keluarkan cukup untuk jarak yang agak jauh, yaitu sekitar 4 meter. (Sekali lagi pak Endah memukul kertas itu, tetapi sekali ini tidak hanya kertasnya yang terlempar jauh, demikian juga orang yang memegang kertas tsb.) Pak, bapak tadi tidak sedang emosi-kan? (Tidak, jawab peserta tsb.)

Disini dibuktikan, bila melalui pengolahan tertentu, lewat pengendalian kondisi non material, kita dapat melakukan hal-hal tidak terduga.

Latihan untuk minggu depan saya minta kepada para peserta untuk latihan pernafasan tenaga dalam yaitu dengan cara melakukan zikir ? Hu Allah ? caranya :

Hu Allahnya itu dibalik, ditarik dan perutnya dikempeskan pada saat mengucapkan Allah ditahan dan perut bagian bawah di keraskan lakukan ini 15 menit dalam 1 hari, laki-laki / perempuan kekuatannya sama saja dan pada saat Allah-nya itu disentakkan agar energi yang ada dalam diri kita dapat memecahkan sumber-sumber energi yang menyumbat di diri kita. Sehingga tertumpuk semua dibawah pusar itu ketika mencapai semacam puncak kekuatan energi itu bila kita ingin memindahkan ke bagian tubuh mana saja bisa.

? Ya Allah berikanlah pelajaran kepada orang yang berdosa dengan sangat keras ? jadi untuk meminjamkan kekuatannya. Analoginya menurut saya bagaimana kita bisa membuat suatu energi yang sangat dahsyat yang bisa untuk menghukum orang yang memang salah itu semua berdasarkan kekuatan do?a seperti kita meyakini bahwa Allah itu ada.

Banyak kegunaannya, misalnya : untuk mengangkat barang yang berat, untuk menolong mengalirkan energi ke orang lain misal orang yang sudah lemas karena habis lari, jadi kita bisa meminjamkan energi dengan pengerahan sebagian kekuatan kita kepada orang lain. Jadi intinya kita latih dulu kekuatan energi tenaga dalam kita seperti yang dilakukan dalam Terapi Nur Syifa? dengan pernafasan bawah perut, kemudian kita isi diri kita dengan roh kita. Jadi kalau kita telah mengisi diri kita dengan roh kita, yang ada tentunya hanya roh kita, sehingga keterikatan dengan alam materialistik otomatis sudah lepas, untuk itu memang perlu latihan yang cukup lama, butuh kesabaran. Sewaktu saya latihan sampai 2,5 tahun baru bisa memecahkan lilin dari jarak 2 meter, lilinnya pecah pecah hancur dan dulu belum tahu ada do?a-do?a ini, jadi hanya belajar jurus-jurusnya saja tentunya latihannya kalau lewat ini saya jamin dalam waktu 1 minggu bisa hasilnya sama.

Baik untuk sesi minggu depan kita akan bahas lagi mengenai kekuatan-kekuatan ghoib dan fenomena-fenomena ghoib termasuk kita praktek kekuatan-kekuatan ghoib dalam diri kita untuk melakukan pukulan ghoib ataupun apa saja istilahnya tapi tanpa emosi jadi istilahnya saya dulu menjatuhkan orang dalam jarak jauh tanpa emosi yang diperlukan hanyalah teori dan ritual yang betul.

Sehari minimal sekitar 15 menit kita latih syukur bisa lebih, efeknya bisa badan kita lebih baik lagi. Teknik napasnya jangan salah, bisa turun bero?, makanya gunakan napas bawah. Jadi sesungguhnya diri kita itu memiliki kekuatan ghoib juga, yang bisa kita fungsikan, kita aktifkan kapan saja kita inginkan, tentu saja lewat suatu ritual dan latihan yang betul.

Assalammualaikum wr.wb. *Berdasarkan hasil Rekaman pada pertemuan Sabtu, November 2001

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY