Jagung – Pencegah Kanker

241

Jagung yang boleh dibilang menjadi penganan nomor dua, ternyata baik untuk dijadikan makanan alternatif pengganti beras-yang selama ini menjadi makanan utama masyarakat Indonesia.

Jagung selain mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang penting bagi tubuh, juga dinilai mampu mencegah penyakit kanker.

Demikian penjelasan Jose Enrique Tron, Director of Mexican Corn Chamber dalam acara Prospect of Corn Processing for Food Diversification: Maize in Human Consumption yang terselenggara atas kerja sama PT Bogasari Flour Mills dengan Fakultas Teknologi Pangan Universitas Katolik (Unika) Soegiyopranoto, di Hotel Graha Santika Semarang, akhir pekan lalu. Hadir dalam acara itu Jusuf Sutanto, Assistant of Senior Vice President Packaging Division PT Bogasari.

Jose mengatakan, jagung merupakan makanan utama bagi masyarakat Meksiko. “Apabila pengolahan jagung seperti yang dilakukan di Meksiko, yaitu dengan konsep lime enriched maize atau dikenal dengan nama nixtamalization, jagung bisa menjadi pencegah kanker,” kata Jose.

Lebih jauh dia menjelaskan, popularitas tanaman jagung merosot saat penyakit pelagra (kerusakan kulit) yang menyerang bangsa Eropa abad ke-16. Menurut Jose, munculnya penyakit tersebut karena bangsa Eropa yang mengimpor jagung dari Meksiko tidak mengadopsi konsep pengolahan jagung lime enriched maize, yaitu konsep pengolahan jagung dengan menggunakan kapur sirih. Sebelum proses pengolahan berlangsung, jagung sebaiknya direndam di air sirih selama empat hingga enam jam. “Konsep pengolahan tersebut tidak diadopsi bangsa Eropa, akibatnya muncul penyakit pelagra,” tuturnya.

“Trauma tersebut saat ini sudah hilang dari benak bangsa Eropa, yaitu sejak mereka mengadopsi konsep nixtamalization itu,” tambahnya.

Diambil dari Kompas

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY