Bung Karno Menjadi Tujuh

2397

Seorang bapak pecinta Bung Karno yang tidak perlu di sebutkan namanya dan sekarang sudah almarhum,sekali waku pernah bercerita, mengenai ?Kehebatan Presiden Pertama RI itu menurut apa yang di dengarnya. Atau berdasarkan sumber yang dapat di percaya.

Lebih kurang, ia mengatakan bahwa pada suatu malam di Istana Negara, ada seorang penjaga yang sedang menunggui Bung Karno di depan kamar kerjanya dengan pintu tertutup. Tugas itu di lakukan sebelum Bung Karno tidur.

Setelah cukup lama menunggu, samar-samar terdengar suara suara orang mengobrol dari dalam kamar,ia heran, dan bertanya-tanya siapa? Karena setahu dia,tidak ada seorangpun tamu yang masuk. Tidak ada orang lain di kamar itu, kecuali Bung Karno sendiri. Dan dia yakin, semua anak-anak Bung Karno yang selama itu tinggal bersama bapaknya berada di tempat lain. Tidak mungkin mereka. Dia penasaran.

Lantas dengan berjalan mengendap-endap dan agak takut, dia berusaha mengintip dari lubang kunci.apa gerangan yang di lihatnya? Siapa yang berbicara di dalam kamar presiden itu ? Sungguh aneh bin ajaib. Sangat mengejutkan si penjaga, namun berusaha di tahan,tenang, supaya tidak kedengaran ke dalam. Ternyata dari lubang kunci itu dia melihat jelas, karena sinar lampu cukup terang, di situ banyak orang. Bung Karno tidak sendirian. Di hitung-hitung olehnya, ada tujuh sosok manusia.Tapi tampangnya, pakaiannya atau penampilannya, semua sama. Tidak satupun yang berbeda. Sungguh dia tidak bermimpi. Bung Karno ada tujuh ! Sangat sulit di bedakan satu sama lain, untuk bisa menentukan mana Bung Karno sesungguhnya. Mereka tampak sedang bercakap-cakap sambil duduk, tapi ada juga yang berdiri. Serius, berdiskusi, berdialog soal bangsa/negara.

Tidak lama dia menyaksikan peristiwa itu, karena takut di ketahui Bung Karno. Pikirnya lebih baik kembali ketempat semula, berjaga-jaga lagi seperti biasa,daripadananti ketangkap basah oleh seseorang, atau mungkin juga oleh Bung Karno sendiri, yang mungkin saja, akan muncul tiba-tiba di belakangnya, kemudian mencolek dan mendampratnya. Dengan demikian, diapun tidah dapat memastikan, apakah Bung Karno itu tahu perbuatannya atau tidak. Dan dia,juga semua orang, tentu tidak dapat memastikan pula,siapa ke enam laki-laki yang menjadi teman diskusi Bung Karno saat itu.Namun dapat ditafsirkan, Mereka hadir atau terpanggil untuk datang ke situ oleh kekuatan ghaib Bung Karno atas seizin Allah juga.Bung Karno ada tujuh, bisa untuk mengelabui, mengecohkan penglihatan musuh atau lawan.

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY