Menjadi Paranormal yang Islamis

502

Rahasia PARANORMAL harus di miliki oleh para cendekiawan dan orang yang menggeluti dunia Paranormal, di dalam tulisan ini akan saya beberkan beberapa penjabaran yang sangat komplit secara bersambung, sebagai ukuran dan penghayatan dalam ilmu paranormal itu sendiri.

Seorang “Paranormal yang Islamis” harus memilki sumber-sumber yang sangat kuat dan jangan sampai menyimpang pada rel-rel Agama Islam yang telah di bawa oleh beliau Rosullullah saw. Sebab ada Asmak dan doa yang berbau syirik dan ada yang sungguh-sungguh di bolehkan syara? dan dapat di ridhoi dari Allah Yang Maha Kuasa.

Mari kita analisa ayat Al-Qur?an yang berbunyi sebagai berikut:

Artinya: Sesungguhnya segala sesuatu itu ada sebab musababnya.

Ayat tersebut di atas mengggambarkan bahwa segala sesuatu kejadian pasti ada sebab dan musababnya, (misalnya) ada seorang yang sakit mau tidak pasti ada obatnya, terkecuali sakitnya itu merupakan pendahuluan daripada lepas ajalnya,(sudah takdirnya mati).

Disamping itu mari kita menganalisa, Hadist Nabi saw. Yang di riwayatkan oleh 4 imam, Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Hibban,Al-Hakim, di dalam kitab, JAMI’USSOGHIR halaman 131 yang berbunyi sebagai berikut:

Artinya: Berobatlah kamu hai manusia, (hamba Allah) sesungguhnya Allah tidak memberikan penyakit dengan tidak memberi obatnya, kecuali orang tua berpenyakit, (ialah) pikun, atau sampai ajalnya.

Dan sesuai dengan perkataan Imam Syafi’i yang berbunyi:

Artinya: Ilmu itu ada dua: 1 Ilmu thib(ilmu tabib) berguna untuk kesehatan dan keselamatan badan . 2. Ilmu Fiqih berguna untuk segala kebutuhan agama, terutama Agama Islam.

Maka dari itulah, penulis ingin mengungkap tentang “Rahasia Paranormal” agar para pembaca, bisa mengamalkan cara yang sebenarnya menurut aliran Haqiqi Islam yang di ridhoi Allah SWT.

Atau penyusun ucapkan semoga mendapat kekuatan Iman Taufik beserta Hidayahnya, demi untuk melaksanakan apa-apa yang akan di kerjakan.

Seperti peristiwa besar Nabiyyullah Al-Khidir di dalam Al- Qur’an surat Al-Kahfi, beliau melobangi perahu, dan membunuh bayi, membuat pagar tembok, melihat keadaan yang demikian itu, sampai Nabi Musa as, merasa jemu, dan menganggap perbuatan yang durhaka, dan melanggar tata susila kehidupan umat manusia yang hidupnya sangat miskin.

Nabi Musa as. Bertanya kepada Nabiyullah Khidir, apa maksudmu melakukan perbuatan keji itu? Padahal perahu yang engkau rusak, engkau lubangi itu, perahunya orang yang benar-benar miskin?

Dan lagi anak yang kau bunuh itu benar-benar masih suci, dan lagi kami minta makanan jamuan pada penduduk kota tidak di beri, akan tetapi mengapa kamu curahkan tenagamu,membangun tembok rumah yang akan roboh itu?

Karena Nabi Musa as. Tidak sabar lagi,dan beliau ingin mengetahui akhirnya Nabiyullah Khidir mengatakan kepada Nabi Musa as.?Kamu tidak sabar mengikuti aku, kalau begitu cukuplah disini saja kamu mengikuti aku?.

Dan akhirnya di terangkan semua peristiwa yang telah di lakukan oleh Nabiyullah Khidir, kepada Nabi Musa as.tentang Ilmu Syari?at dan Ilmu Haqiqat sebagai berikut:

  1. Nabiyullah Khidir, menerangkan, dalam Alqur?an, kepada nabi Musa as.tentang melobangi/merusak perahunya orang miskin.firman tuhan Alqur?an Surat (al kahfi ayat 79), yang berbunyi:

    Artinya: Adapun perahu itu adalah kepunyaannya nelayan-nelayan yang amat miskin. Aku sengaja merusaknya, karena di belakang ada seorang raja yang biasa merampas semua perahu begitu saja.

  2. Nabiyullah Khidir menerangkan dalam Al qur’an, kepada Nabi Musa as.tentang membunuh anak seorang bayi.fiman Tuhan dalam Al qur?an (surat al kahfi ayat 80) :
     Artinya: Adapun anak muda itupun sebenarnya kafir, sedang ibu bapaknya orang yang beriman. Demi cinta anak, kami khawatir dia akan menyeret kedua orang tuanya ke dalam ke durhakaan dan kekafiran.

  3. Nabiyullah Khidir menerangkan, di dalam al Qur’an, kepada Nabi Musa. Tentang membangun tembok pagar rumah.?firman Tuhan dalam Al Qur?an (Surat Alkahfi ayat 82)
    yang artinya: Adapun tembok rumah yang hampir rubuh itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim koya itu, sedang di bawahnya terpendam harta pusaka untuk mereka, lagi pula bapaknya adalah seorang yang shalih. Dan Tuhanmu menghendaki supaya harta benda itu tetap terpendam di sana, sampai mereka mencapai usia dewasa lebih dahulu, baru harta simpanan itu di keluarkan, sebagi karunia dari tuhanmu. Semua apa yang telah ku perbuat itu bukanlah berdasarkan pandangan sendiri. Demikianlah penjelasan persoalan yang kamu tidak sanggup sabar menghadapinya itu.

Apa sebabnya bila ayat itu di baca dan di wirid secara tekun Allah swt, mengabulkan apa yang di cita-citakan.

Padahal ayat tersebut merupakan petunjuk dan keterangan bagi seluruh umat yang beragama Islam, maksudnya supaya umat manusia beriman dan mengerti tentang kekuasaan Allah akan berhasil maksudnya.

MISALNYA bagi siapa yang ?ingin mengetahui barang yang terpendam didalam tanah, lalu mengamalkan membaca ber widi-wirid dengan memakai (s.kahfi ayat:82), secara tekun Insya Allah bisa mengetahui.

MISALNYA dan bagi siapa yang mempunyai anak banyak yang mati dan mereka ingin mempunyai anak lagi, lalu mereka mau mengamalkan Ayat atau membaca (s.kahfi:81), dan setelah di baca dan di wiridkan sekuatnya lalu di tulis di bungkus yang rapi Insya Allah juga akan di beri ganti anak yang baik.

MISALNYA seperti (surat Al kahfi ayat 80), itu juga mengandung kerahasiaan yang sangat hebat, hanya kadang-kadang sebagian umat Islam tak teliti dan kurang memahami, sampai di mana sebenarnya kasiat dan kekuasaan Allah yang melalui (huruf) dan yang melalui(ayat) Al Qur?an itu. Dan ayat ini bila di amalkan, dibaca sampai (133)x Insya Allah Tuhan akan menyelamatkan dari ke durhakaan anak.

MISALNYA seperti (surat kahfi ayat 79), itu juga mengandung beberapa unsur yang jarang di ketahui orang, padahal bagi siapa yang mengamalkan ayat tersebut secara tekun mereka akan di selamatkan dari gangguan fitnah, terutama rampok dan lain sebagainya, dan apabila di tulis lalu di bungkus Insya Allah akan selamat dari gangguan begal.

Masalah ini lain halnya dengan benda seperti batu yang di bungkus dan di anggapnya (zimat), kemungkinan bisa timbul pertanyaan yang bukan-bukan, maka sebaiknya para tabib dan para kyai harus sungguh-sungguh waspada agar jangan sampai terjadi yang tidak di benarkan oleh hukum syarak atau kurang tepat sasaran bagi rel Nabi saw.

Karena segala sesuatu itu apabila kurang waspada kemungkinan akan timbul persoalan dan pertanyaan terutama dalam bidang uchuwah Islamiah, walaupun toh itu benar, tetapi apabila kurang penjelasan terhadap orang yang? di beri (Asmak) atau (azimat) kemungkinan mereka masih keliru cara untuk memraktekkkannya.

Maka sebagai Paranormal yang memberikan apa-apa kepada orang yang minta syarat, hendaknya harus di beri pelajaran dulu tentang kekuasaan Allah yang sangat rahasia itu, baik Syarat yang berupa jamu-jamuan maupun syarat yang berupa asmak dan tulisan.

Pendek kata semua amalan atau semua syarat yang di berikan pada murid atau teman yang di berinya, harus di gembleng dan di tunjukkan jalan yang lurus, agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan, yang bisa menimbulkan sifat-sifat kemusyrikan.

SHARE

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY